TASIKMALAYA — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menerapkan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan pegawai berbasis potensi dan kompetensi.
Sistem tersebut dalam waktu dekat akan digunakan dalam proses pengisian kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Hal itu disampaikan Bupati Tasikmalaya Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., saat meluncurkan penerapan manajemen talenta sekaligus melantik Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ruang Command Center Kabupaten Tasikmalaya, Senin (5/10/2026).
“Dalam waktu dekat Insya Allah kami akan mulai mengimplementasikan manajemen talenta dengan melaksanakan pengisian kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dengan menggunakan sistem manajemen talenta,” ujar Cecep.
2.356 ASN Telah Dipetakan
Bupati Cecep mengatakan Pemkab Tasikmalaya telah melakukan penilaian potensi dan kompetensi terhadap ribuan ASN sebagai bagian dari proses pemetaan talenta.
Menurutnya, sebanyak 2.356 ASN Kabupaten Tasikmalaya telah mengikuti penilaian potensi dan kompetensi.
“Pemetaan potensi dan kompetensi pegawai, kami telah melaksanakan penilaian potensi dan kompetensi terhadap 2.356 ASN Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.
Pemetaan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Tasikmalaya dalam memperoleh gambaran mengenai potensi dan kompetensi ASN untuk mendukung pengelolaan karier pegawai.
Gandeng Pemprov Jabar dan BKN
Dalam proses pemetaan, Pemkab Tasikmalaya juga berkolaborasi dengan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat.
Kolaborasi tersebut dilaksanakan pada 24-31 Agustus 2026 dengan melakukan pemetaan potensi dan kompetensi terhadap 577 ASN.
Selain itu, Pemkab Tasikmalaya menjadwalkan pemetaan lanjutan bersama Kantor Regional II BKN.
Bupati Cecep menyampaikan, pada 8 Oktober 2026 akan dilakukan pemetaan potensi dan kompetensi terhadap 264 ASN Kabupaten Tasikmalaya di Kanreg II BKN Bandung melalui program Profiling ASN (ProASN) milik BKN.
“Insya Allah, tanggal 8 Oktober 2026 nanti kami berkolaborasi dengan Kanreg II BKN, melaksanakan pemetaan potensi dan kompetensi terhadap 264 ASN Kabupaten Tasikmalaya, di Kanreg II BKN Bandung, melalui program BKN yakni Profiling ASN (ProASN),” imbuh Cecep.
Manajemen Talenta Dukung Pengembangan Karier
Penerapan manajemen talenta diharapkan dapat membuat pengelolaan ASN di lingkungan Pemkab Tasikmalaya lebih terarah.
Potensi dan kompetensi pegawai akan menjadi bagian dari pertimbangan dalam pengembangan karier serta proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintah daerah.
Dengan sistem tersebut, Pemkab Tasikmalaya menargetkan pengelolaan ASN dapat dilakukan berdasarkan data potensi dan kompetensi yang telah dipetakan.
Penerapan manajemen talenta juga akan menjadi bagian dari proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Pewarta: M. N. Fauzi













