Tasikmalaya – Launching perdana Institut Alam Rimba (IAR) Puncak Suji dirangkaikan dengan Festival Edukasi Alam Desa resmi digelar di kawasan Institut Alam Rimba Puncak Suji, Kampung Puncak Suji, RT 017 RW 004, Desa Pusparaja, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat pendidikan berbasis alam, pelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Acara tersebut dihadiri oleh Koordinator beserta jajaran pengurus Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Tasikmalaya, tokoh masyarakat, komunitas, pemerhati lingkungan, serta sejumlah tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan terhadap pengembangan Institut Alam Rimba sebagai pusat edukasi lingkungan.
Mengutip informasi dari akun resmi Tagana Kabupaten Tasikmalaya, kehadiran Koordinator beserta jajaran pengurus TAGANA merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pendidikan, pelestarian lingkungan, dan kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Tasikmalaya.
Festival Edukasi Alam Desa tidak hanya menjadi seremoni peluncuran Institut Alam Rimba, tetapi juga menjadi wadah mempererat sinergi antara pemerintah, relawan kebencanaan, dunia pendidikan, komunitas, media, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya sadar lingkungan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.
Penyelenggara berharap kehadiran Institut Alam Rimba Puncak Suji dapat menjadi pusat pembelajaran berbasis alam yang mampu mencetak generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memiliki pengetahuan mengenai mitigasi dan pengurangan risiko bencana.
Sementara itu, TAGANA Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada organisasinya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. TAGANA menyatakan siap mendukung berbagai program yang berorientasi pada edukasi kebencanaan, mitigasi bencana, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kapasitas relawan di daerah.
Keikutsertaan TAGANA diharapkan semakin memperkuat kerja sama antar lembaga dalam menciptakan masyarakat yang tangguh, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai risiko bencana di masa mendatang.
Melalui Launching Institut Alam Rimba Puncak Suji dan Festival Edukasi Alam Desa ini, Kabupaten Tasikmalaya diharapkan memiliki ruang edukasi yang mampu mengintegrasikan pembelajaran lingkungan, konservasi alam, dan mitigasi bencana sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007












