Bimtek Perkuat Kapasitas 600 Guru Ngaji Bandung

BANDUNG — Bupati Bandung, Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.IP., M.Si., atau Kang DS, menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dalam membangun generasi Kabupaten Bandung yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Guru Ngaji Kabupaten Bandung Tahun 2026 yang digelar di Gedung Moch. Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026).

Bimtek peningkatan kapasitas 600 guru ngaji Kabupaten Bandung Tahun 2026. (Sumber : @prokopimkabbandung)
Bimtek peningkatan kapasitas 600 guru ngaji Kabupaten Bandung Tahun 2026. (Sumber : @prokopimkabbandung)

Sebanyak 600 guru ngaji mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi pedagogik dan andragogik dalam pembelajaran Al-Qur’an yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi digital.

Tingkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an

Penguatan kapasitas guru ngaji dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di Kabupaten Bandung.

Terlebih, berdasarkan hasil survei yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an pada sampel siswa SD dan SMP di Kabupaten Bandung baru mencapai 23,8 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Peningkatan kompetensi guru ngaji diharapkan dapat membuat proses pembelajaran Al-Qur’an semakin terarah, mudah dipahami, serta mampu menyesuaikan dengan kebutuhan anak-anak di tengah perkembangan zaman.

Melalui Bimtek tersebut, para guru ngaji tidak hanya mendapatkan penguatan dari sisi materi keagamaan, tetapi juga strategi pembelajaran yang dapat diterapkan secara efektif kepada peserta didik.

Kang DS Tekankan Pendidikan Karakter

Kang Dadang Supriatna menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik.

Menurutnya, pendidikan harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, moral, dan akhlak sebagai fondasi kehidupan generasi muda.

“Pendidikan tidak cukup hanya membangun kecerdasan akademik. Karakter, moral, dan akhlak harus menjadi fondasi,” tegas Kang DS.

Ia mengatakan, pembangunan Kabupaten Bandung tidak hanya diarahkan untuk melahirkan generasi yang mampu bersaing secara akademik maupun profesional.

Baca Juga  Wakil Bupati Tasikmalaya Hadiri Tabligh Akbar Ponpes Modern Nurul Islam

Lebih dari itu, generasi muda diharapkan memiliki ilmu, karakter, serta akhlak yang kuat sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Guru Ngaji Jadi Bagian Penguatan Generasi

Bimtek peningkatan kapasitas guru ngaji menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat masyarakat.

Dengan pembekalan yang diberikan selama tiga hari, 600 guru ngaji diharapkan mampu meningkatkan kualitas metode pembelajaran Al-Qur’an sekaligus menyesuaikannya dengan perkembangan teknologi.

Langkah tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an serta membangun generasi Kabupaten Bandung yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berakhlakul karimah.

Pewarta : M. N. Fauzi

Related Posts

Kasus Begal Purwadadi Terungkap, Dua Tersangka Diamankan

SUBANG – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., yang akrab disapa Kang Akur, mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi…

Kebakaran Lahan di Cikelet Hanguskan Lima Hektare

GARUT — Kebakaran melanda lahan perkebunan milik warga di Kampung Pasir Gambir, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *