DD Tahun 2024 Anggarannya Berkurang Tidak Sesuai Ekspektasi

Komitmen saya dengan para Kepala Dusun, terang Kades, mensupport kegiatan budaya tradisonal di masing-masing Kampung dengan memberikan anggaran Rp. 10 juta, yang sekarang kurangnya jadi Rp. 4 juta per Kampung.

“Tadi berdasarkan kesepakatan masyarakat yang Rp. 4 juta itu tetap akan kami manfaatkan untuk apa saja yang penting menunjang terhadap kesenian tradisianal yang ada di Kampungnya masing-masing,” paparnya.

Selain itu, yang menjadi prioritas penanganan narkoba, bahkan OP (Oprasional) penyelenggaraan Pemerintah untuk kegiatan Kepala Desa itu juga saya serahkan ke Kampung masing-masing untuk menunjang kegiatan Agustus Rp. 2 juta per Kampung, dan sisanya yang Rp. 17 juta itu, kami manfaatkan untuk kegiatan penyelenggaraan Agustusan di Desa dan lain-lainnya.

Kades Kiarajangkung Asep menambahkan, karena barusan tidak tersampaikan bahwa untuk BPJS ketenaga kerjaan tahun ini RT, RW dan BPD itu ditanggung oleh Pemerintah Desa, diantaranya BPJS keselamatan kerja dan kematian, itu semuanya ditanggung dari APBDes jadi tidak membebankan kepada BPD dan RT, RW.

“Itu khusus untuk BPJS ketenagakerjaan, karena rata-rata BPJS kesehatan itu sudah punya masing-masing,” pungkasnya.

Baca Juga  Bentuk KDMP, Kades Kiarajangkung Berharap Mampu Mensejahterakan Masyarakat Desa

Related Posts

Bupati Bandung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau

BANDUNG – Musim kemarau membawa sejumlah risiko yang perlu diantisipasi Pemerintah Kabupaten Bandung, mulai dari kekeringan dan krisis air bersih hingga…

Bupati Bandung Lepas Kontingen Pramuka Jamnas

BANDUNG – Bupati Bandung sekaligus Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, melepas Kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *