Cecep Nurul Yakin Tinjau Pembangunan Jalan KH. Muhammad Syabandi, Soroti Penyebab Banjir Akibat Sampah Plastik

TASIKMALAYA – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., meninjau langsung progres pembangunan Jalan KH. Muhammad Syabandi di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (19/6/2026).

Dalam unggahan video yang dibagikan melalui akun media sosial pribadinya, Bupati Cecep menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan Singaparna saat musim hujan. Menurutnya, salah satu penyebab utama banjir adalah menumpuknya sampah plastik di saluran air.

“Masyarakat Singaparna sering mengeluhkan banjir ketika musim hujan tiba. Setelah ditinjau, ternyata penyebab utamanya adalah sampah plastik yang menumpuk di saluran air,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur drainase tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak dibarengi dengan perubahan pola hidup masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kalau pola hidup masyarakat tidak berubah, maka banjir akan kembali terjadi meskipun saluran air sudah diperbaiki. Karena itu perlu kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Baca Juga : Bupati Tasikmalaya Hadiri Simaan Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib, Program Satu DKM Satu Hafidz Mulai Diperkuat

Pembangunan Jalan KH. Muhammad Syabandi sendiri dilaksanakan dengan anggaran sebesar Rp4.912.030.652 dan ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kalender. Proyek tersebut berada di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam peninjauannya, Bupati Cecep juga menemukan sejumlah taman dan bangunan yang berdiri di atas saluran drainase. Ia mempertanyakan kepemilikan bangunan tersebut dan meminta agar area yang menutupi saluran air dibongkar.

“Ini adalah selokan. Kalau salurannya tertutup seperti ini, bagaimana nanti proses pemeliharaan dan pembersihannya?” ujar Bupati saat berada di lokasi.

Ia meminta pihak terkait untuk segera berkoordinasi dengan pemilik bangunan agar saluran drainase dapat difungsikan sebagaimana mestinya. Menurutnya, keberadaan bangunan maupun taman di atas saluran air berpotensi menghambat aliran air dan memperparah risiko banjir.

Baca Juga  Pemkab Ciamis Gelar Gerakan Pangan Murah

Petugas dari PUPR yang mendampingi peninjauan menjelaskan kepada pemilik bangunan bahwa saluran drainase harus tetap berada di bawah badan jalan dan tidak boleh tertutup bangunan permanen.

Bupati Cecep kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah plastik ke saluran air. Ia menegaskan bahwa penyumbatan akibat sampah dapat menyebabkan genangan dan banjir yang merugikan warga sekitar.

Melalui pembangunan jalan dan penataan drainase tersebut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap dapat meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mengurangi potensi banjir di kawasan Singaparna.

Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007

Related Posts

Kang Rey Laksanakan Giat Saba Desa di Pagaden, Resmikan Tiga Ruas Jalan dan Salurkan Bantuan untuk Warga

SUBANG – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi yang akrab disapa Kang Rey, kembali melaksanakan kegiatan Saba Desa. Kali…

Polsek Ciamis Laksanakan Penanaman Jagung Serentak

CIAMIS – Polsek Ciamis Polres Ciamis melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di lahan pertanian yang berada…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *