SUMEDANG – Pembangunan Bendung Cariang di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, terus menunjukkan progres positif. Infrastruktur sumber daya air tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2027 dan diproyeksikan mampu mengairi sekitar 1.603 hektare lahan pertanian guna memperkuat sistem irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung kesejahteraan para petani.
Informasi tersebut dikutip dari teks dan video yang diunggah akun @humassumedang pada Rabu (8/7/2026), yang menampilkan kegiatan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat meninjau langsung lokasi pembangunan Bendung Cariang pada Senin, 6 Juli 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan pembangunan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Ia juga menegaskan bahwa kebutuhan air bagi lahan pertanian tetap menjadi prioritas utama selama proyek berlangsung sehingga aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu.
Progres Pembangunan Capai 10 Persen
Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan Bendung Cariang saat ini telah mencapai sekitar 10 persen. Tahapan pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi pemasangan mini bore pile sebagai bagian dari fondasi awal pembangunan bendung.
Setelah tahap tersebut rampung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembangunan badan bendung beserta struktur penguatnya agar konstruksi memiliki daya tahan yang optimal terhadap debit air sungai.
Bupati berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga target penyelesaian pada Juli 2027 dapat tercapai tanpa kendala berarti.
Air Tetap Mengalir ke Sawah Petani
Salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Sumedang selama pembangunan berlangsung adalah menjaga pasokan air irigasi agar aktivitas pertanian masyarakat tetap berjalan normal.
Dony Ahmad Munir menjelaskan, pelaksana proyek bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta kelompok tani untuk memastikan distribusi air tidak terhenti selama proses konstruksi.
Melalui skema teknis yang telah disiapkan, air terlebih dahulu dibendung secara sementara kemudian dialirkan menuju jaringan irigasi tersier, sehingga sawah masyarakat tetap memperoleh suplai air meskipun bendung utama masih dalam tahap pembangunan.
Dengan langkah tersebut, petani tetap dapat mengolah lahan dan menjalankan musim tanam tanpa mengalami gangguan yang signifikan akibat proyek pembangunan.
Bendung Layani Lima hingga Enam Desa
Dalam penyampaiannya, Bupati Sumedang mengungkapkan bahwa bendung yang sedang dibangun nantinya akan memberikan manfaat bagi sekitar lima hingga enam desa di wilayah Kecamatan Ujungjaya dan sekitarnya.
Keberadaan Bendung Cariang diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem irigasi, terutama saat musim kemarau, sehingga ketersediaan air bagi sektor pertanian dapat terjaga sepanjang tahun.
Dengan pasokan air yang lebih stabil, produktivitas lahan pertanian diperkirakan meningkat, intensitas masa tanam dapat bertambah, dan hasil panen petani menjadi lebih optimal.
Diharapkan Mendorong Ketahanan Pangan
Pemerintah Kabupaten Sumedang menilai pembangunan Bendung Cariang merupakan salah satu proyek strategis di sektor pertanian yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Selain memperkuat jaringan irigasi, bendung ini juga diharapkan mendukung program ketahanan pangan daerah melalui peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Bupati Dony Ahmad Munir berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai pada Juli 2027 sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menggantungkan kebutuhan air dari jaringan irigasi di kawasan tersebut.
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007













