TASIKMALAYA – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pembangunan ruas Jalan Gorowong–Singkup yang saat ini sedang dilaksanakan. Ajakan tersebut disampaikan melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya pada Minggu (5/7/2026).
Dalam unggahannya, Bupati Cecep menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat agar hasil pekerjaan benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Melalui caption yang ditulisnya, Cecep juga menyampaikan bahwa masih terdapat sekitar 1,5 kilometer ruas jalan yang belum dapat dikerjakan karena keterbatasan anggaran.
“Kurang lebih 1,5 KM lagi yang belum dikerjakan, mohon sabar ya dinda MUJIBTASELA, kita cari lagi duitnya,” tulis Cecep.
Ia memastikan pemerintah daerah akan terus berupaya mencari sumber pendanaan agar seluruh ruas jalan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap.
Proyek Jalan Gorowong–Singkup Bernilai Rp6,87 Miliar
Saat ini, ruas Jalan Gorowong–Singkup tengah dikerjakan dengan nilai anggaran sebesar Rp6.877.355.882 atau sekitar Rp6,87 miliar.
Pembangunan tersebut memiliki target penyelesaian selama 150 hari kalender sejak dimulainya pekerjaan.
Bupati Cecep berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar pembangunan berlangsung secara transparan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Yuk kita awasi bersama, agar hasil pekerjaan maksimal,” ajaknya.
Progres Pekerjaan Dinilai Sudah Cukup Baik
Dalam video yang diunggahnya, Bupati Cecep mengungkapkan bahwa hasil pekerjaan di lapangan mulai terlihat cukup baik.
Menurutnya, permukaan jalan yang telah selesai dikerjakan tampak lebih rapi dan nyaman dilalui kendaraan.
Meski demikian, masih terdapat beberapa bagian yang perlu mendapatkan penyempurnaan, terutama pada akses masuk dari arah Warung Kadongdong.
“Proses perbaikan jalannya sudah terlihat lancar dan lumayan rapi. Memang masih ada sedikit PR di bagian depan waktu masuk dari arah Warung Kadongdong, tapi semoga semuanya bisa segera selesai dan hasilnya bagus,” ujar Cecep.
Bupati Titip Tiga Pesan Penting kepada Masyarakat
Selain memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, Bupati Cecep juga menitipkan sejumlah hal yang harus menjadi perhatian masyarakat setelah jalan selesai dibangun.
Menurutnya, kualitas jalan tidak hanya ditentukan oleh konstruksi yang baik, tetapi juga oleh kepedulian masyarakat dalam merawat lingkungan sekitar jalan.
1. Membersihkan Bahu Jalan
Cecep meminta masyarakat secara rutin melakukan gotong royong membersihkan bahu jalan di sisi kiri dan kanan dari rumput ilalang maupun tanaman liar.
Bahu jalan yang bersih akan membantu menjaga struktur jalan tetap kuat sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
2. Merapikan Ranting Pohon
Ia juga mengimbau warga memangkas ranting-ranting pohon yang terlalu rimbun atau menjuntai ke badan jalan.
Selain menjaga keselamatan pengguna jalan, perantingan pohon juga dapat mencegah kerusakan pada permukaan jalan akibat akar maupun dahan yang mengganggu.
3. Menjaga Drainase Tetap Berfungsi
Menurut Cecep, saluran air merupakan bagian paling penting dalam menjaga umur konstruksi jalan.
Karena itu, masyarakat diminta secara berkala membersihkan cross drain, gorong-gorong, buis beton, maupun saluran U-Ditch dari sampah, lumpur, dan material lain yang berpotensi menyumbat aliran air.
Ia mengingatkan bahwa saluran yang tersumbat dapat menyebabkan air melimpas ke badan jalan sehingga mempercepat kerusakan lapisan aspal maupun beton.
Gotong Royong Menjadi Kunci Jalan Tetap Awet
Bupati Cecep menegaskan bahwa pembangunan jalan dengan anggaran miliaran rupiah akan memberikan manfaat yang lebih lama apabila masyarakat ikut memiliki rasa tanggung jawab untuk merawatnya.
Budaya gotong royong dinilai menjadi salah satu solusi sederhana namun efektif dalam menjaga kualitas infrastruktur desa.
Melalui kerja bakti rutin, masyarakat dapat membersihkan bahu jalan, memangkas tanaman liar, hingga memastikan saluran drainase tetap berfungsi dengan baik.
Dengan demikian, risiko kerusakan jalan akibat genangan air maupun pertumbuhan vegetasi liar dapat diminimalkan.
Pemerintah dan Warga Diharapkan Terus Bersinergi
Pembangunan ruas Jalan Gorowong–Singkup merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian maupun perdagangan.
Bupati Cecep berharap sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat dapat terus terjalin hingga pembangunan selesai dan jalan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi pengguna jalan, tetapi turut menjadi penjaga kualitas infrastruktur melalui kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan budaya gotong royong.
Dengan pengawasan bersama, proyek Jalan Gorowong–Singkup diharapkan selesai tepat waktu, berkualitas, serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007












