GARUT – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut melaksanakan pengamanan dan pengawalan kegiatan Tasyakur Nelayan Pelabuhan Santolo Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Pelabuhan Perikanan Santolo, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan budaya tahunan yang menjadi tradisi masyarakat pesisir selatan Garut tersebut dihadiri ribuan warga, nelayan, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, serta wisatawan yang datang untuk menyaksikan berbagai rangkaian acara, mulai dari prosesi adat hingga hiburan rakyat.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kasatpolairud Polres Garut, IPTU Aep Saprudin, bersama personel Satpolairud. Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar, pengamanan juga didukung personel gabungan dari Polsek Cikelet, Polsek Pameungpeuk, Polsek Cisewu, Polsek Bungbulang, Polsek Cibalong, Polsek Caringin, Polsek Ciurip, Polsek Talegong, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, serta stakeholder Pelabuhan Santolo.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi dan sambutan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan prosesi Larung Sajen sebagai bentuk rasa syukur para nelayan atas hasil laut yang diperoleh sekaligus doa bersama agar diberikan keselamatan dan rezeki yang melimpah saat melaut.
Selain prosesi adat, masyarakat juga disuguhkan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba perahu hias yang menghiasi perairan Santolo, pelayanan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, layanan BPJS Keliling, pentas seni tradisional, santunan bagi anak yatim, makan bersama, perlombaan untuk nelayan dan masyarakat, pertunjukan seni debus dan pencak silat, hingga malam puncak yang dimeriahkan pagelaran Wayang Golek.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Satpolairud Polres Garut memfokuskan pengawasan di wilayah perairan, terutama saat prosesi Larung Sajen dan lomba perahu hias berlangsung. Sementara itu, personel gabungan disiagakan di area panggung utama, pintu masuk, lokasi perlombaan, titik-titik keramaian, area parkir, serta jalur mobilitas pengunjung.
Koordinasi secara intensif juga dilakukan bersama panitia penyelenggara dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun keadaan darurat selama kegiatan berlangsung.
Kasatpolairud Polres Garut, IPTU Aep Saprudin, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.
“Selama pelaksanaan kegiatan tidak ditemukan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ujar IPTU Aep Saprudin saat ditemui awak media.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan merupakan hasil sinergi yang solid antara Polres Garut, pemerintah daerah, instansi terkait, panitia pelaksana, stakeholder Pelabuhan Santolo, serta partisipasi masyarakat yang bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.
Polres Garut menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan dalam setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan budaya, keagamaan, maupun pariwisata yang melibatkan banyak peserta.
Dengan pengamanan yang maksimal, masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian Tasyakur Nelayan Santolo 2026 dengan rasa aman dan nyaman. Tradisi tahunan ini pun tidak hanya menjadi bentuk ungkapan syukur para nelayan, tetapi juga menjadi daya tarik budaya dan wisata yang memperkuat identitas masyarakat pesisir selatan Kabupaten Garut serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lokal. (Dok. Polres Garut)
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007













