Kasus Begal Purwadadi Terungkap, Dua Tersangka Diamankan

SUBANG – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., yang akrab disapa Kang Akur, mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) bersama Kapolres Subang dalam konferensi pers pengungkapan kasus kejahatan jalanan dan peredaran narkotika di Polres Subang, Senin (10/8/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Subang menyampaikan keberhasilan jajaran kepolisian mengungkap kasus begal di wilayah Purwadadi. Polisi mengamankan dua tersangka yang diduga terlibat dalam aksi kejahatan jalanan tersebut.

Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari upaya aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dari ancaman kejahatan jalanan yang dapat meresahkan warga.

Wakil Bupati Subang Kang Akur mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam konferensi pers kasus begal Purwadadi di Polres Subang. (Sumber : @prokompim.subang)
Wakil Bupati Subang Kang Akur mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam konferensi pers kasus begal Purwadadi di Polres Subang. (Sumber : @prokompim.subang)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menangani persoalan kejahatan jalanan serta peredaran obat-obatan terlarang.

Menurutnya, penanganan persoalan tersebut tidak cukup hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum. Upaya pencegahan dan keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba.

Sementara itu, Kang Akur menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Subang terhadap langkah aparat dalam memberantas kejahatan jalanan dan peredaran obat terlarang.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan pelajar. Menurutnya, perlindungan terhadap generasi muda harus menjadi perhatian bersama.

Kang Akur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dan memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Subang.

“Jaga lingkungan, berani peduli, dan jangan ragu melapor,” pesannya.

Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Baca Juga  Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Lanud Suryadarma, Komandan Tegaskan Hijrah Tonggak Bersejarah Perkembangan Islam

Pewarta : M. N. Fauzi

Related Posts

Polres Tasikmalaya Kota Gelar Upacara PTDH

TASIKMALAYA KOTA – Polres Tasikmalaya Kota melaksanakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap salah satu personelnya, Bripka Luky Ardiansyah Supriatna,…

Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba

GARUT – Kepolisian Resor Garut mengungkap 20 kasus tindak pidana narkotika, psikotropika, dan obat-obatan tertentu dalam kurun waktu dua pekan. Dari pengungkapan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *