GARUT – Kebakaran hebat melanda Pasar Andir, Kampung Andir RT 001/RW 006, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026) malam.
Sedikitnya 26 kios pedagang terdampak dalam peristiwa tersebut. Api membakar sejumlah kios di Blok A, B, C serta Blok Mawar yang berada di bagian tengah dan belakang pasar.
Api Membakar Sejumlah Blok Pasar
Kebakaran diketahui sekitar pukul 21.30 WIB setelah masyarakat melaporkan kejadian melalui layanan Call Center 110.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Bayongbong langsung menuju lokasi. Petugas bersama warga berupaya melakukan pemadaman awal secara manual menggunakan air dan ember.
Petugas juga mengimbau masyarakat menjauh dari titik kebakaran untuk mencegah terjadinya korban serta memberikan ruang bagi petugas melakukan penanganan.
Tak lama kemudian, sejumlah armada pemadam kebakaran dari berbagai unsur tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Unsur yang terlibat antara lain Damkar Kabupaten Garut, Damkar TNI AD dari Kodim Garut, Damkar Yonif 303, Damkar Denbekang, BPBD Kabupaten Garut, serta PMI Kabupaten Garut.
Pemadaman Berlangsung Sekitar 4,5 Jam
Petugas gabungan berjibaku memadamkan kobaran api yang melanda kawasan pasar.
Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan selama sekitar 4,5 jam, api akhirnya berhasil dikuasai sekitar pukul 01.59 WIB, Kamis (8/10/2026).
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas langsung melakukan pendataan terhadap kios yang terdampak serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan memastikan kondisi di sekitar lokasi kejadian.
Sedikitnya 26 Kios Terdampak
Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 26 kios milik pedagang telah tercatat terdampak kebakaran.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena pendataan lebih lanjut masih menunggu hasil dari UPT Pasar.
Kios yang terdampak diketahui digunakan pedagang untuk menjual berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, sayuran, ikan asin, kelontongan, plastik, kue, ciki, tahu, tempe hingga kebutuhan lainnya.
Penyebab Kebakaran Masih Didalami
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.
Namun, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir. Petugas masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan bahan keterangan untuk memastikan penyebab kebakaran.
Hingga proses pendataan dan penyelidikan berlangsung, petugas terkait masih melakukan penanganan terhadap dampak kebakaran di kawasan Pasar Andir.
Sumber: Akun Resmi Polres Garut
Pewarta: M. N. Fauzi













