Wabup Tasikmalaya Hadiri Rakor Pembahasan LBS Jadi LP2B

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati, Asep menegaskan bahwa isu Lahan Baku Sawah (LBS) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) menjadi perhatian penting bagi Kabupaten Tasikmalaya sebagai salah satu daerah dengan potensi pertanian yang besar di Jawa Barat.

Menurutnya, tekanan alih fungsi lahan ke sektor non-pertanian, seperti permukiman dan pembangunan infrastruktur, perlu diantisipasi secara serius agar keberadaan lahan sawah produktif tetap terjaga.

“Selain menjaga keberlanjutan produksi pangan, perlindungan LP2B juga dinilai penting untuk mendukung kesejahteraan petani dan menjaga keseimbangan lingkungan,” ungkap Asep.

Wakil Bupati Tasikmalaya berharap terbangun sinkronisasi kebijakan antara Pemerintah Pusat hingga Daerah.

“Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinkronisasi kebijakan antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Daerah dalam penetapan serta perlindungan LP2B, sehingga implementasinya dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Asep.

Baca Juga  Pemkab Tasikamlaya Luncurkan KURDA Pinjaman Dengan Bunga 0 Persen

Related Posts

Temu Apresiasi Manfaat Penerima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Bandung — Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al Ayubi, S.P., M.IP., menghadiri kegiatan Temu Apresiasi Manfaat Penerima Santunan BPJS…

Bupati Tasikmalaya Hadiri Simaan Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib, Program Satu DKM Satu Hafidz Mulai Diperkuat

Tasikmalaya – Simaan Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib dalam rangka Road to Wisuda Khotmil Qur’an 30 Juz Bil Ghoib Pondok…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *