Sekda Kota Tasikmalaya Hadiri Pengembangan Tatanan Pariwisata Kampung Salapan

SEVENTCYBER.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Dr. Drs. H. Ivan Dicksan Hassanudin M,SI, menghadiri pengembangan tatanan pariwisata Kampung Salapan dan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS), Kelurahan Urug, Kota Tasikmalaya, Selasa (30/04/2024).

Dalam sambutannya, Sekda Ivan berterimakasih dan apresiasi tinggi kepada Forum Komunikasi Kecamatan Sehat Kecamatan Kawalu, masyarakat Kampung Salapan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

“Ini merupakan langkah strategis untuk mendorong Kampung Salapan dalam pengembangan destinasi wisata,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di kampung Salapan, sekaligus mempromosikan potensi pertanian lokal sebagai bagian dari pengalaman wisata yang holistik.

“Kampung Salapan perlu menonjolkan ciri khasnya yang membedakannya dari destinasi lainnya, salah satu ciri khas yang dapat menjadi daya tarik utama adalah harmoni antara keindahan alam dan mungkin kedepan bisa digali ciri khasnya apa,” ucap Ivan.

“Pemerintah terus berupaya bersama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk melaksanakan pembangunan di segala bidang, termasuk pembangunan dalam sektor pariwisata, meskipun terdapat keterbatasan-keterbatasan yang perlu dihadapi,” sambungnya.

Ivan berharap, melalui sinergi ini Kampung Salapan akan menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, tetapi juga pengalaman yang memikat bagi setiap pengunjung, memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi local. ujarnya.

Baca Juga  Polisi RW Polsek Indihiang Laksanakan Giat Sambang Kepada Ketua RW

Related Posts

Yod Mintaraga Awasi Pemerintahan Desa Sukaraharja

TASIKMALAYA – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat, Drs. Yod Mintaraga, M.PA, melaksanakan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran…

Bupati Bandung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau

BANDUNG – Musim kemarau membawa sejumlah risiko yang perlu diantisipasi Pemerintah Kabupaten Bandung, mulai dari kekeringan dan krisis air bersih hingga…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *