TASIKMALAYA – Ribuan warga dari berbagai daerah memadati Lapangan Markas Komando (Mako) Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat di Jalan Raya Manonjaya-Cineam, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (10/7/2026) malam. Kehadiran masyarakat bertujuan menyaksikan pagelaran akbar wayang golek dalam rangka Pesta Rakyat yang digelar memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394, sekaligus syukuran Mako Batalyon D Pelopor.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hingga malam hari. Penonton tidak hanya berasal dari Kabupaten Tasikmalaya, tetapi juga datang dari Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, hingga Kabupaten Pangandaran.
Kegiatan yang merupakan hasil sinergi Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar bersama Polres Tasikmalaya Kota ini turut dihadiri Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., Bupati Tasikmalaya yang diwakili Asisten Daerah (Asda) II, serta tokoh budaya Jawa Barat sekaligus mantan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol (Purn) Ir. H. Anton Charliyan, M.P.N. atau yang akrab disapa Abah Anton.

Selain menghadirkan hiburan budaya tradisional, panitia juga menggelar kegiatan bakti sosial dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim dari Desa Pasir Batang, Kecamatan Manonjaya, dan Desa Ancol, Kecamatan Cineam.
Usai penyerahan santunan, acara secara resmi dibuka melalui penyerahan tokoh pewayangan Bhayangkara “Abimanyu” oleh Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor bersama Abah Anton kepada Ki Dalang. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya pagelaran wayang golek yang dibawakan Lingkung Seni Giri Harja 3 Putra di bawah pimpinan Ki Dalang Yogaswara Sunandar Sunarya, S.I.Kom.
Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar, Kompol Ajang Suhendar, S.E., M.M., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pesta rakyat tersebut setelah lebih dari dua tahun Mako Batalyon D Pelopor berdiri di Desa Ancol, Kecamatan Cineam.
“Atas nama keluarga besar Batalyon D Pelopor, saya mengucapkan selamat datang dan selamat menikmati kebersamaan kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat. Kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian merupakan suatu kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi kepada masyarakat,” ujar Kompol Ajang.
Dalam kesempatan itu, Kompol Ajang juga menyampaikan harapannya agar para pemangku kepentingan dapat memberikan perhatian terhadap penyelesaian fasilitas Mako Batalyon D Pelopor yang hingga kini masih terbatas.
“Mudah-mudahan saat ini para bupati, kepala dinas, dan hadirin bisa melihat secara langsung kondisi mako kami, serta tergerak untuk bisa membantu menyelesaikan fasilitas yang memang harus diselesaikan,” katanya.
Mengusung tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri Mengabdi untuk Masyarakat“, Kompol Ajang menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya mengedepankan kemampuan operasional, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas.
Menurutnya, wayang golek bukan sekadar hiburan, tetapi juga media edukasi yang sarat nilai kejujuran, keberanian, kepemimpinan, persatuan, serta pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat Bhayangkara sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kemeriahan Pesta Rakyat sebenarnya telah dimulai sejak Jumat pagi pukul 07.00 WIB dengan menghadirkan bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk kuliner dan fesyen unggulan pelaku usaha lokal. Beragam hadiah doorprize juga dibagikan kepada masyarakat melalui sistem undian, mulai dari kulkas, mesin cuci, rice cooker, hingga ratusan hadiah hiburan lainnya.
Melalui penyelenggaraan pesta rakyat ini, Satbrimob Polda Jawa Barat bersama Polres Tasikmalaya Kota berharap silaturahmi antara kepolisian, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat semakin erat sehingga mampu memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Tasikmalaya.
Pewarta: M. N. Fauzi













