Bupati Bandung Dorong Generasi Berkarakter Lewat Jumling

SOREANG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak masyarakat bersama-sama membangun generasi yang berkarakter, peduli terhadap lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan dan pembangunan berkelanjutan. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Syamsuddhuha, Jalan Terusan Cipatik Nomor 15, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Jumat (10/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS mengatakan Kabupaten Bandung memiliki luas wilayah sekitar 174 ribu hektare dengan jumlah penduduk mencapai 3,9 juta jiwa. Menurutnya, mayoritas penduduk berada pada usia produktif sehingga menjadi modal besar untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul apabila dipersiapkan melalui pendidikan dan pembentukan karakter sejak dini.

“Kabupaten Bandung memiliki potensi besar karena didominasi usia produktif. Hal ini harus didukung dengan pendidikan dan pembentukan karakter agar melahirkan generasi yang berkualitas,” ujar Kang Dadang Supriatna.

Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan sambutan saat kegiatan Jumat Keliling di Masjid Syamsuddhuha, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang. (Sumber: @prokopimkabbandung)
Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan sambutan saat kegiatan Jumat Keliling di Masjid Syamsuddhuha, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang. (Sumber: @prokopimkabbandung)

Untuk mendukung penguatan karakter tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung menerapkan tiga kurikulum muatan lokal pada jenjang TK, SD, dan SMP. Ketiga kurikulum itu meliputi pendidikan mengaji dan menghafal Al-Qur’an, pembelajaran bahasa serta budaya Sunda, dan pendidikan Pancasila beserta Undang-Undang Dasar 1945.

Menurut Kang DS, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membentuk generasi yang memiliki akhlak baik, mencintai budaya daerah, sekaligus memiliki jiwa kebangsaan yang kuat.

Selain pembangunan sumber daya manusia, Bupati Bandung juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas hunian dan lingkungan. Ia mengungkapkan masih terdapat sekitar 45 ribu rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Bandung yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

Wilayah Kecamatan Soreang, lanjutnya, termasuk salah satu daerah yang akan terus didorong menjadi prioritas dalam program penanganan Rutilahu guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Pemerintah Kabupaten Bandung tidak hanya mempererat silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menyampaikan berbagai program pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, pelestarian budaya, kepedulian terhadap lingkungan, serta penyediaan hunian yang lebih layak bagi warga.

Pewarta: M. N. Fauzi

Baca Juga  Wabup Tasikmalaya Hadiri Peletakan Batu Pertama RKB dan Panen Raya Selada Bokor

Related Posts

Bupati Tasikmalaya Lantik 59 Pejabat Berbasis Merit

TASIKMALAYA – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., melantik 59 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam prosesi…

Bupati Bandung Ajak Warga Rutin Korve Kebersihan

SOREANG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak seluruh masyarakat menjadikan kebersihan sebagai budaya bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *