Lepas Ratusan KKN, Pj Bupati Ciamis Harapkan Mahasiswa Mampu Menjadi Problem Solver

Pewarta : Mas’ud

 

SEVENTCYBER.COM – Penjabat (Pj) Bupati Ciamis Budi Waluya, S.E., M.M, melepas ratusan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Konservasi dan Budaya Universitas Galuh periode I Tahun Akademik 2024/2025.

Dalam arahannya, Pj Bupati Budi Waluya mengungkapkan, peran Universitas Galuh sebagai salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Ciamis sangatlah strategis sebagai edukator, katalisator, fasilitator dan developer yang ikut serta menjadi problem solver atas berbagai permasalahan-permasalahan di masyarakat.

Kendati demikian, ia mengharapkan program dan kegiatan yang dilaksanakan perguruan tinggi melalui kegiatan KKN dapat diorientasikan pada penyiapan Mahasiswa sebagai sarjana pendamping masyarakat.

“Mahasiswa dapat berpartisipasi aktif sebagai penggerak masyarakat, dengan ikut serta merumuskan model pemberdayaan melalui pemanfaatan lingkungan dan budaya yang sesuai dengan pendekatan kolaborasi pentahelix dibawah bimbingan dosen pembimbing lapangan,” ujar Budi Waluya saat memimpin upacara pelepasan peserta KKN Universitas Galuh (Unigal), di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Kamis (30/01/2025).

Disamping itu, Budi Waluya juga mengharapkan para mahasiswa peserta KKN dapat lebih meningkatkan kepedulian dan rasa empati kepada permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Sehingga mendorong terjadinya perubahan perilaku masyarakat untuk menjadi lebih baik, guna mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan menjadi bahan masukan bagi kita untuk perbaikan di masa yang akan datang,” tandasnya.

Baca Juga  Dukung Gerakan Nasional BBI, Pj Bupati Ciamis Ikut Pecahkan Rekor MURI

Related Posts

Yod Mintaraga Awasi Pemerintahan Desa Sukaraharja

TASIKMALAYA – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat, Drs. Yod Mintaraga, M.PA, melaksanakan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran…

Bupati Bandung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau

BANDUNG – Musim kemarau membawa sejumlah risiko yang perlu diantisipasi Pemerintah Kabupaten Bandung, mulai dari kekeringan dan krisis air bersih hingga…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *