BANDUNG – Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, mendampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih dalam kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan panen perdana Program Cikabayam (Citarum, Kambing, Kerbau, dan Ayam) serta peninjauan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Gudmurah III Banjaran, Kabupaten Bandung, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sektor peternakan dan koperasi desa.

Pangdam Bagikan Bibit Ayam untuk Diternakkan
Dalam kesempatan itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengatakan program ketahanan pangan terus diperkuat melalui pengembangan peternakan kambing dan ayam di kawasan Kabayak. Sebagian hasil panen ayam dibagikan kepada masyarakat dalam bentuk bibit ternak, bukan untuk dikonsumsi.
Setiap penerima memperoleh lima ekor ayam yang diharapkan dapat dikembangbiakkan sehingga ke depan setiap rumah tangga memiliki ternak sendiri sebagai penopang ketahanan pangan keluarga.
“Harapannya setiap rumah tangga memiliki ayam yang dipelihara untuk ketahanan pangan mereka masing-masing. Ayam yang diberikan bukan untuk dipotong, tetapi untuk diternakkan,” ujar Pangdam.
Menurutnya, seluruh satuan di bawah jajaran Kodam III/Siliwangi telah diperintahkan melaksanakan program peternakan, terutama kambing dan ayam. Kedua jenis ternak tersebut dinilai lebih mudah dipelihara dan dikembangkan dibandingkan sapi.
“Kalau sapi sementara belum, karena kambing dan ayam lebih mudah dipelihara dan dikembangkan,” katanya.
Ali Syakieb Apresiasi Program Ketahanan Pangan
Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Cikabayam yang dinilai mampu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat. Selain menyerahkan paket sembako, Pangdam juga membagikan masing-masing lima ekor ayam kepada warga penerima manfaat.
Ali Syakieb menegaskan bantuan tersebut diharapkan menjadi modal usaha ternak bagi masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
“Yang disampaikan Pak Pangdam, ayam ini bukan untuk dijual atau dikonsumsi, tetapi diternakkan agar masyarakat ke depan lebih mandiri. Telurnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga maupun dijual sebagai tambahan penghasilan,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Siapa pun yang mendapatkan program yang sangat baik ini, tolong dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Program Cikabayam Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Program Cikabayam merupakan salah satu inovasi ketahanan pangan yang mengintegrasikan sektor peternakan dengan pemberdayaan masyarakat. Melalui pembagian bibit ternak dan penguatan koperasi desa, pemerintah bersama TNI berharap masyarakat dapat membangun kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga.
Pewarta: M. N. Fauzi













