GARUT – Polres Garut kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 Kategori Inovasi Ketahanan Pangan Tingkat Polda Jawa Barat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polres Garut dalam menghadirkan inovasi yang mendukung sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Garut.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto. Capaian ini merupakan hasil dari berbagai program yang telah dijalankan, mulai dari pembinaan kelompok tani, pendampingan masyarakat, hingga pengembangan sektor pertanian yang sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.
Raih Juara 1 Inovasi Ketahanan Pangan Tingkat Polda Jabar
Prestasi yang diraih Polres Garut menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui sektor pertanian.
Program inovasi yang dijalankan dinilai mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para petani, dengan menghadirkan pendampingan serta mendorong peningkatan produktivitas hasil pertanian.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi jajaran Polres Garut untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Polsek Tarogong Kidul Kawal Penyerapan Hasil Panen Jagung
Sebagai bentuk implementasi nyata dari program ketahanan pangan, Polres Garut melalui Polsek Tarogong Kidul berhasil mengawal penyerapan 3 ton jagung pipil yang disalurkan ke Gudang Bulog Kabupaten Garut pada Kamis, 9 Juli 2026.
Kegiatan berlangsung di Gudang Bulog Kabupaten Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Copong Mandala, Kecamatan Garut Kota. Penyerapan hasil panen tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung stabilitas pangan nasional sekaligus membantu petani memperoleh kepastian pasar atas hasil panennya.
Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Agus Kustanto, S.H., mengatakan bahwa kegiatan penyerapan hasil panen merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam mengawal distribusi hasil panen bertujuan memastikan jagung hasil petani dapat terserap dengan baik melalui Bulog sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani.
“Melalui penyerapan hasil panen jagung ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan di Kabupaten Garut,” ujarnya saat ditemui awak media.
Program penyerapan jagung ini menjadi wujud sinergi antara Polri, Perum Bulog, dan para petani dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian.
Selain membantu pemasaran hasil panen, program ini juga memberikan kepastian bagi petani bahwa hasil produksi mereka dapat terserap secara optimal.
Polres Garut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program strategis pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Melalui berbagai inovasi yang telah dijalankan, Polres Garut berharap dapat terus menjadi mitra masyarakat dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian, menjaga stabilitas pangan, serta mewujudkan kesejahteraan petani di Kabupaten Garut.
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007













