Ketum AKKOPSI Audiensi Bersama Kementerian Kesehatan RI 2026

JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan sektor sanitasi, kesehatan lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Audiensi diterima oleh Direktur Jenderal Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, dr. Then Suyanti, M.M., yang mewakili Wakil Menteri Kesehatan RI. Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Prof. Dr. H. Arif Sumantri, S.K.M., M.Kes., bersama jajaran pengurus dan perwakilan pemerintah daerah anggota AKKOPSI.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat implementasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada pematangan penyelenggaraan City Sanitation Summit (CSS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Banda Aceh sebagai forum nasional pembangunan sanitasi.

Dilansir dari akun resmi @prokopimkabbandung, Kamis (9/7/2026), Ketum AKKOPSI Dadang Supriatna menyampaikan harapannya agar Kementerian Kesehatan RI memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan City Sanitation Summit 2026.

Menurutnya, CSS merupakan forum strategis yang mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, praktisi, dunia usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen pembangunan sektor air minum dan sanitasi di Indonesia.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan layanan sanitasi yang layak, aman, dan berkelanjutan di seluruh daerah.

Forum CSS 2026 nantinya akan membahas berbagai isu strategis, di antaranya pengelolaan air limbah domestik, pengelolaan persampahan yang berkelanjutan, peningkatan akses sanitasi layak, inovasi teknologi sanitasi, hingga penguatan kebijakan daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, dr. Then Suyanti, menyambut baik audiensi yang dilakukan AKKOPSI. Ia menegaskan bahwa AKKOPSI memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan kesehatan lingkungan melalui penguatan sektor sanitasi di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sanitasi membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi profesi, akademisi, serta partisipasi aktif masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, AKKOPSI juga memaparkan hasil kajian strategis mengenai implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kajian tersebut menegaskan bahwa pembangunan sanitasi bukan hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas kesehatan dan pembangunan daerah.

Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi STBM mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menekan angka stunting, mengurangi praktik buang air besar sembarangan (BABS), meningkatkan produktivitas masyarakat, mengurangi beban pembiayaan kesehatan, serta mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.

AKKOPSI menilai keberhasilan program sanitasi juga akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung bersama AKKOPSI kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan sanitasi nasional.

Komitmen tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan sanitasi yang berkualitas, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Monumen Kopi Kabupaten Bandung Diresmikan Bupati Dadang Supriatna, Simbol Kopi Mendunia

Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007

Related Posts

Polsek Cikajang Tanam Pohon Bersama Forkopimcam Garut

GARUT – Polsek Cikajang Polres Garut bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikajang melaksanakan kegiatan penanaman pohon di wilayah Desa…

Pemkab Sumedang Dorong Pengelolaan CSR Melalui CIOS

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang terus berupaya meningkatkan tata kelola program Corporate Social Responsibility (CSR) agar lebih transparan, terarah,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *