PT Kawani Sukses Naik Kelas Bersama Yayasan Astra

BANDUNG – Perjalanan panjang PT Kawani Tekno Nusantara (Kawani) menjadi salah satu contoh keberhasilan pembinaan Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra–YDBA) dalam meningkatkan daya saing UMKM manufaktur di Indonesia.

Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan fabrikasi berbasis job order ini mulai mendapatkan pendampingan dari Yayasan Astra–YDBA sejak sekitar tahun 1990. Selama lebih dari tiga dekade, Kawani mengalami transformasi signifikan pada sistem manajemen, pengendalian mutu, hingga proses produksi.

Melalui pelatihan rutin yang diberikan Yayasan Astra–YDBA, baik dari kantor pusat maupun cabang Bandung, perusahaan berhasil mengubah sistem kerja yang sebelumnya masih konvensional menjadi berbasis digital.

Baca Juga: Yayasan Astra YDBA Dampingi UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Transformasi tersebut turut meningkatkan efisiensi operasional, kualitas produk, serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi standar industri manufaktur nasional.

Keberhasilan Kawani tercermin dari berbagai pencapaian yang diraih dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan berhasil menjadi Juara 1 Kompetisi 5R UMKM selama tiga tahun berturut-turut pada 2023, 2024, dan 2025.

Selain itu, Kawani juga memperoleh status UMKM Mandiri pada 2024 serta berhasil mengantongi sertifikasi ISO, yang semakin memperkuat daya saing perusahaan di sektor manufaktur.

Direktur PT Kawani Tekno Nusantara, Yadi Nugraha, mengatakan tantangan terbesar dalam bisnis berbasis pesanan adalah kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan pelanggan yang selalu berubah.

“Tantangan terbesar dalam bisnis job order seperti kami adalah harus selalu siap menghadapi perubahan setiap saat. Justru dari situ saya paling senang ketika mendapat pekerjaan unik yang bisa menurunkan biaya produksi dan meningkatkan profit, itu yang terus menjadi semangat kami,” ujarnya.

Regenerasi kepemimpinan perusahaan kini diteruskan oleh generasi ketiga keluarga pendiri. Amjad Nugraha, yang menjabat sebagai General Manager sejak 2021 setelah menyelesaikan pendidikan di Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung, turut melanjutkan proses transformasi perusahaan.

Baca Juga  Wabup Tasikmalaya Hadiri Deklarasi Bersama Pemegang IUP

Menurut Amjad, pembinaan Yayasan Astra–YDBA memberikan dampak besar terhadap modernisasi sistem perusahaan.

“Dari inovasi manajemen sistem, quality control, hingga produksi, semuanya mengalami perkembangan dari yang dulunya serba konvensional menjadi digital. Ini semua berkat bantuan dan pelatihan dari Yayasan Astra–YDBA,” katanya.

Saat ini Kawani juga menjadi peserta Program Development bagi UMKM Manufaktur yang membuka peluang perusahaan bergabung dalam rantai pasok Grup Astra.

Selama mengikuti program tersebut, Kawani menjalani pelatihan, pendampingan, dan asesmen untuk memenuhi standar industri sebelum mengikuti evaluasi akhir yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Apabila berhasil melewati seluruh tahapan tersebut, Kawani berpotensi menjadi salah satu pemasok resmi di lingkungan Grup Astra, mengikuti jejak sejumlah UMKM binaan Yayasan Astra–YDBA yang telah lebih dahulu masuk ke dalam value chain industri nasional. (Sumber: Yayasan Astra – YDBA)

Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007

Related Posts

Yayasan Astra YDBA Dampingi UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

JAKARTA – Memasuki usia ke-46 tahun, Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra–YDBA) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan…

PT Astra International Tbk Perkuat Desa Sejahtera Astra Sumba Timur Lewat Pelestarian Tenun Ikat dan Pemberdayaan Perempuan

SUMBA TIMUR – PT Astra International Tbk (Astra) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan Desa Sejahtera Astra…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *