Tasikmalaya – Yel-yel “Cegah Stunting Itu Penting” berkumandang dalam kegiatan Musyawarah Desa Rembug Stunting yang digelar di Aula Desa Banyuresmi, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (26/6/2026) siang.
Yel-yel tersebut dipimpin oleh Narasumber Musyawarah Desa Rembug Stunting, Nutrisionis Ahli Madya sekaligus Ahli Gizi UPTD Puskesmas Kecamatan Sukahening, Intan Cahya H., S.KM, dan diikuti dengan penuh semangat oleh para peserta yang terdiri dari kepala wilayah, pengurus PKK, kader Posyandu, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam pemaparannya, Intan Cahya menyampaikan perkembangan data stunting berdasarkan hasil pendataan terbaru. Ia menjelaskan bahwa upaya pencegahan stunting di Desa Banyuresmi menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.
Baca Juga: Sekmat Sukahening Paparkan Mekanisme Pemilihan Keanggotaan BPD
Desa Banyuresmi berhasil menurunkan angka stunting hingga 8,5 persen, sebuah capaian yang menjadi terbaik di wilayah Kecamatan Sukahening.
Penurunan yang cukup signifikan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, hingga partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pencegahan stunting.
Melalui Musyawarah Desa Rembug Stunting ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk mempertahankan capaian tersebut sekaligus terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pola asuh yang baik demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
“Cegah Stunting Itu Penting” menjadi semangat bersama yang terus digaungkan sebagai bentuk komitmen Desa Banyuresmi dalam mewujudkan generasi masa depan yang berkualitas.
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007













