Truk Terguling di Lebak Jero Sebabkan Kemacetan, Polisi Berlakukan Buka Tutup Jalur Bandung–Garut

GARUT – Sebuah truk terguling di kawasan tanjakan Lebak Jero, perbatasan Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, dengan Kabupaten Bandung, mengakibatkan kemacetan panjang di Jalur Nasional Bandung–Garut. Menyikapi kondisi tersebut, personel Polsek Kadungora Polres Garut bergerak cepat melakukan pengaturan arus lalu lintas sekaligus mengevakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam hingga Kamis pagi, 1–2 Juli 2026, mulai sekitar pukul 22.00 WIB. Informasi awal diterima petugas melalui layanan darurat Call Center 110 Polri, yang melaporkan adanya kemacetan akibat truk terguling di kawasan tanjakan Lebak Jero.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kadungora langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Setibanya di lokasi, petugas segera mengamankan area kejadian, mengatur arus lalu lintas, serta berkoordinasi dalam proses evakuasi truk agar tidak semakin menghambat mobilitas pengguna jalan.

Selama proses evakuasi berlangsung, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup. Kendaraan dari arah Garut menuju Bandung maupun sebaliknya diberlakukan melintas secara bergantian guna mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

Langkah tersebut dilakukan mengingat posisi truk yang terguling berada di jalur tanjakan dengan ruang jalan yang terbatas, sehingga proses evakuasi memerlukan pengaturan arus lalu lintas secara khusus.

Hingga Kamis pagi, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung. Arus lalu lintas di Jalur Bandung–Garut masih diberlakukan sistem buka tutup dan petugas terus bersiaga di lokasi untuk memastikan lalu lintas tetap berjalan dengan aman dan tertib.

Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, S.Pd., M.Si., mengatakan kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110.

“Kehadiran Polri melalui layanan Call Center 110 merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat. Setiap laporan yang diterima akan segera ditindaklanjuti guna memberikan rasa aman, nyaman, serta menjamin kelancaran aktivitas masyarakat di jalan raya,” ujar Kompol Alit Kadarusman saat ditemui awak media.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi kawasan tanjakan Lebak Jero, terutama ketika proses evakuasi masih berlangsung. Pengendara diharapkan mematuhi arahan petugas di lapangan serta mengurangi kecepatan demi keselamatan bersama.

Baca Juga  Warga Kecamatan Limbangan Digegerkan Penemuan Mayat Tanpa Identitas

Polres Garut juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan gangguan keamanan, ketertiban masyarakat, maupun permasalahan lalu lintas yang membutuhkan kehadiran petugas. Dengan adanya laporan yang cepat, penanganan di lapangan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga dampak terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalisasi. (Dok. Polres Garut)

Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007

Related Posts

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Garut Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

GARUT – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Garut, Polda Jawa Barat, menyampaikan pesan penuh makna mengenai pentingnya pengabdian,…

Bupati Tasikmalaya Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi Pemda dan Polri

TASIKMALAYA – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., bersama Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P.,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *