Desa Digital, DPK APDESI Kecamatan Sukahening: Banyak Seliweran Jual Aplikasi

sEVENTcyber.com – DPK APDESI Kecamatan Sukahening yang diwakili oleh Bendahara, Maman Rustaman, S.HI, mengatakan, bahwa dari dulu sebetulnya banyak seliweran yang menjual aplikasi itu (Desa Digital), tapi karena tidak ada komitmen dari Pemerintah Daerah, tidak ada visi misi yang jelas apalagi petunjuk teknisnya sehingga hanya sekedar beli aplikasi saja.

Hanya untuk memuat atau memenuhi priorsitas program tanpa ada implementasi di Desa-nya masing-masing.

“Nah itu kendalanya, malahan ada yang mengeluarkan anggaran sampai Rp 30.000.000, Rp. 25.000.000 untuk beli aplikasi tapi sampai sekarang tidak berhasil program tersebut (Desa Digital),” ungkap Maman dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan Pelatihan Desa Digital dan Teknologi, di Aula Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (29/04/2026).

Bendahara DPK APDESI, Maman menyampaikan, mudah-mudahan dengan adanya program hari ini, program tahunan sekarang Desa-desa di Kecamatan Sukahening bisa mengaplikasikannya dengan serius sebagai vionir Desa Digital, bukan hanya berbentuk informasi transparansi anggaran saja tetapi memberikan pelayanan dengan memanfaatan teknologi, salah satu diantaranya surat menyurat.

“Sampai sekarang di Desa itu sebenarnya masih manual, digital hanya sebagai alat saja, hanya sebagai pajangan belum bisa dimanfaatkan internet di Desa-desa itu. Belum menyentuh pada pelayanan publik, pada pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan adanya pelatihan ini, terang dia, nantinya dimanfaatkan website yang telah di memiliki di Desa masing-masing, dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Saya berharap Desa Digital itu bukan hanya pada anggaran saja, publikasi saja tapi menyentuh pada pelayanan masyarakat, contohnya seperti PBB saja kalau sistemnya sistem digital itu masalah pertanahan akan selesai. Kita mencari tanah perbatasan akan sulit kalau mencari memakai buku manual, mencari di buku DHKP sebesarnya itu tapi kalau memanfaatkan teknologi membuat aplikasi kalau ada permasalahan tanah saja itu gampang tinggal di telusuri,” papar Maman.

Baca Juga  Pj Bupati Ciamis Hadiri Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI

Menurut Bendahara DPK APDESI Kecamatan Sukahening, Maman, kalau ada aplikasi PBB itu, misalkan mau melihat batas tanah tinggal klik 1 (satu) saja bisa melihat petanya, batasnya, orangnya, malahan bisa dilihat mengimplementasikan kepada data kependudukan, KTP-nya, KK-nya, kepemilikannya.

“itu bisa sebenarnya, kalau ada keinginan dari stakeholder terutama yang memegang anggaran Karena hari ini digital itu merupakan sebuah kebutuhan untuk Desa, mempersingkat alur birorasi, untuk mempermudah akses pelayanan publik,” ucapnya.

Lebih lanjut, saya kemarin memberikan masukan bahwa website itu jangan yang di searching di Google tapi yang otomatis saja yang langsung klik, pakai apk atau Android tinggal pencet langung keluar, tinggal diisi gak usah ribet-ribet, kalau bisa.

“Mudah-mudahan apa yang nanti disampaikan oleh sumber dapat bermanfaat untuk kita semua, untuk memberikan pelayanan melalui pemanfaatan digital di Desa,” harap Bendahara DPK APDESI, Maman.

Kegiatan Pelatihan Desa Digital dan Teknologi yang diikuti oleh Sekdes dan Operator Siskeudes, serta dihadiri oleh Kepala Desa se-wilayah Kecamatan Sukahening itu secara resmi dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Sukahening, Jajang Sukendar, S.H., M.H.

Related Posts

Cecep Nurul Yakin Tinjau Pembangunan Jalan KH. Muhammad Syabandi, Soroti Penyebab Banjir Akibat Sampah Plastik

TASIKMALAYA – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., meninjau langsung progres pembangunan Jalan KH. Muhammad Syabandi di…

Bupati Cecep Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Jatiwaras yang Gotong Royong Bersihkan Fasum

TASIKMALAYA – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.IP., mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Jatiwaras yang telah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *