Cegah Pernikahan Dini, Kepala Desa Banyuresmi: Dukung Percepatan Penurunan Stunting

Kepala Desa juga berkeinginan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan pencegahan pernikahan dini lagi, tapi yang dihadiri oleh para orang tua.

“Kalau kita lihat di lapangan, banyak anak-anak yang memang dipaksa oleh orang tuanya untuk menikah di usia dini dengan alasan mungkin ekonomi, sudah ada jodohnya yang sudah menunggu dan segala macam,” ungkapnya.

“Jadi memang perlu pemahaman bersama, bukan dari para remaja saja, tapi para orang tuanya juga itu harus paham terkait bahayanya pernikahan di usia dini dan kalau melihat di Undang Undang perkawinan nomor 1 tahun 1974 yang sudah di revisi minimal pernikahan di usia 19 tahun bagi perempuan dan ini memang masyarakat belum pada tahu,” sambungnya.

Dadan Ruswanda menambahkan, para peserta dalam kegiatan ini yang kami undung dari berbagai umur, seperti dari SMP, SMA dan memang pesertanya itu terbatas hanya sekitar 30 orang.

“Mudah-mudahan mereka yang di undang ini bisa mewakili dengan memberikan ilmu kepada mereka yang memang tidak terundang,” harapnya.

Baca Juga  Pj Bupati Ciamis: Bapenda Salah Satu OPD Sangat Vital

Related Posts

PPP Targetkan 12 Kursi DPRD Kabupaten Tasikmalaya pada Pemilu 2029

TASIKMALAYA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tasikmalaya menargetkan perolehan 12 kursi DPRD Kabupaten Tasikmalaya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029…

Pemdes Cileuleus Salurkan Bapang untuk 610 KPM

TASIKMALAYA – Pemerintah Desa (Pemdes) Cileuleus menyalurkan Bantuan Pangan (Bapang) kepada 610 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sewilayah desa di Gedung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *