sEVENTcyber.com – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, M.Pd., M.AP, menghadiri halal bihalal Gedung Dakwah Islamiyah (GDI) Kecamatan Sukahening 1447 H, di Pondok Pesantren Nurul Jannah Jl. Cilangen, Desa Kiarajangkung, Kabupaten Tasikmalaya, Jum’at (03/04/2026) siang.
Kegiatan halal bihalal tersebut dihadiri oleh Camat Sukahening Hanhan Nugraha, S.E, Kepala KUA Kecamatan Sukahening Drs. H. Aep Abdul Jalil, M.Si, Ketua Panitia Pembangunan GDI sekaligus sebagai Ketua DPK APDESI Kecamatan Sukahening (Kepala Desa Sundakerta) Anton Raksadiwangsa, Kepala Desa Banyurasa Lalan Ruslan, S.IP, Kepala Desa Banyuresmi Dadan Rusnawa, Kepala Desa Calingcing Maman Rustaman, S.HI, Kepala Desa Sukahening Sumpena, Kepala Desa Kiarajangkung Asep Wawan, S.Sos, Kepala Desa Kudadepa Sopyan Iskandar, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jannah H. Agus Nur Alam, Tokoh Agama H. Oyon Haki Pranata, M.Pd, Lembaga Keagamaan, dan lain-lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Tasikmalaya, Cecep menyampaikan permohonan maaf, saya berniat sudah mau jam 10.00 Wib tapi tadi pagi-pagi datang pak Camat Sodonghilir bersama para tokoh, sama dalam rangka merencanakan membangun GDI, modelnya kolaborasi bersama sama. Ditambah tadi jam 10.00 launching milad BPR Artha Sukapura ke-15, baru selesai jam 11.00. Kemudian, jam 11.00 baru berangkat ke sini.
“Tidak menyangka akan berkumpul sebanyak ini, saya kira mau berkumpul bersama tokoh-tokoh saja sehingga setelah Jum’atan berkumpul di Masjid ternyata disediakan tenda segala macam, bahagia luar biasa,” tuturnya.
Utamanya saya datang ba’da ID (Idul Fitri), masuk Syawal ini untuk memenuhi janji saya yang pernah di musyawarahkan dalam kegiatan Safari Ramadan, bahwa semua tokoh masyarakat yang ada di Sukahening memiliki maksud baik ingin mendirikan Gedung Dakwah Islamiyah Kecamatan Sukahening.
“Maka saat itu saya menjawab, mari kita bersama-sama berkontribusi untuk kebaikan karena saham kebaikan itu harus diberikan peluangnya kepada siapapun yang mau, bukan hanya untuk Bupati, bukan untuk pak Camat tapi untuk semuanya. Itu menjadi ladang untuk berinvestasi kebaikan, menanam di dunia, buahnya untuk nanti di akhirat,” sambung Cecep.



















Leave a Reply