Bupati Bandung Ikuti Rakor Penanganan Banjir dan Permasalahan Sampah

SEVENTcyber.com — Bupati Bandung, Dadang Supriatna menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Banjir dan Pengelolaan Sampah di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Moh. Toha, Rabu (3/6/2026).

Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan banjir di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum serta pengelolaan sampah yang dinilai memerlukan langkah konkret dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Dadang Supriatna menegaskan bahwa meskipun program normalisasi sungai yang telah dilaksanakan sebelumnya mampu mengurangi titik-titik genangan secara signifikan, pemerintah daerah tidak boleh lengah terhadap berbagai tantangan yang masih ada. Permasalahan sedimentasi, penyempitan anak sungai, hingga kondisi darurat sampah di TPPAS Sarimukti menjadi perhatian utama yang harus segera ditangani.

Langkah Strategis Penanganan Banjir

Untuk memperkuat upaya pengendalian banjir, Bupati Bandung menginstruksikan sejumlah langkah taktis, antara lain:

1. Menganggarkan penambahan tiga unit excavator melalui APBD Perubahan guna mempercepat normalisasi sungai di sektor-sektor strategis.
2. Menginstruksikan camat, lurah, kepala desa, dan danramil untuk melakukan inventarisasi persoalan banjir di wilayah masing-masing sebagai dasar penyusunan rencana aksi.
3. Membentuk tim khusus berbasis kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, akademisi, tokoh masyarakat, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, serta pelaku usaha.
4. Mengajak para pengembang berpartisipasi menyediakan lahan pengendalian banjir sesuai regulasi tata ruang yang berlaku.
5. Melakukan pemetaan titik-titik banjir prioritas di Kabupaten Bandung.
6. Menyusun kajian teknis dan grand design penanganan banjir secara komprehensif.
7. Menyiapkan lahan kolam retensi seluas 2,1 hektare yang telah berstatus bebas lahan.
8. Mengidentifikasi kebutuhan normalisasi saluran dan sungai.
9. Menyusun rencana pembangunan pompa, pintu air, tanggul, dan kolam retensi.
10. Menyiapkan konsep pengendalian banjir kawasan Sapan Bojongsoang.
11. Memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan banjir di DAS Citarum dan anak-anak sungainya.

Baca Juga  Polisi Kembali Menangkap Pelaku Pemerkosaan dan Menjual Bocah 14 Tahun

Hadirkan Berbagai Pemangku Kepentingan

Rakor tersebut turut dihadiri oleh anggota DPR RI, jajaran Satgas Citarum Harum, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Kota Bandung, komunitas pecinta lingkungan, unsur paguyuban masyarakat, serta kalangan akademisi.

Melalui sinergi berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap upaya penanganan banjir dan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dokumen: @prokopimkabbandung
Pewarta: Mas’ud Nazid Fauzi

Related Posts

Pemkab Tasikmalaya Gelar Sekolah Pasar Modal ASN

SEVENTcyber.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya menggelar kegiatan Sekolah Pasar Modal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Oproom Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Waspada…

Bupati Subang Tinjau Kondisi Bencana Tanah Bergerak di Ciwangun

SEVENTcyber.com – Reynaldy Putra Andita Budi Raemi meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak di Kampung Ciwangun, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Dikutip dari akun media sosial pribadinya, Rabu (3/6/2026),…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *