Bupati Bandung Luncurkan Kartu Kredit Indonesia

BANDUNG — Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Senin (10/8/2026).

Peluncuran KKI tersebut menjadi bagian dari implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah sekaligus mendukung Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Kabupaten Bandung.

KKI digunakan untuk pelaksanaan transaksi belanja pemerintah daerah secara non tunai. Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memitigasi risiko penyimpangan dalam transaksi tunai.

Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna meluncurkan Kartu Kredit Indonesia Pemkab Bandung 2026. (Sumber : @prokopimkabbandung)
Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna meluncurkan Kartu Kredit Indonesia Pemkab Bandung 2026. (Sumber : @prokopimkabbandung)

KKI Dorong Pengelolaan Keuangan Lebih Transparan

Dalam sambutannya, Bupati Bandung menegaskan bahwa peluncuran KKI bukan sekadar peresmian instrumen pembayaran.

Menurutnya, KKI merupakan bagian dari transformasi pengelolaan keuangan daerah menuju sistem yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memanfaatkan KKI secara bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

Bupati juga meminta agar implementasi KKI terus dievaluasi. Langkah tersebut penting untuk memastikan penggunaan KKI memberikan manfaat nyata terhadap efisiensi, keterbukaan, serta peningkatan kualitas pengelolaan APBD.

KKI Mulai Didistribusikan ke Perangkat Daerah

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung Yana Rosmiana melaporkan bahwa Kartu Kredit Indonesia telah didistribusikan kepada perangkat daerah.

Distribusi tersebut merupakan bagian dari tahap awal implementasi KKI di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Sebelum kartu digunakan, BKAD Kabupaten Bandung bersama Bank BJB telah melaksanakan bimbingan teknis kepada para pemegang kartu.

Bimbingan tersebut diberikan untuk memastikan para pengguna memahami tata cara penggunaan KKI, termasuk ketentuan dalam pelaksanaan transaksi belanja pemerintah daerah.

Perkuat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah

Implementasi KKI di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung menjadi salah satu langkah dalam memperkuat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Baca Juga  Diduga Terlalu Lama Ngantri, Calon Penerima BPNT Jatuh Pinsan

Penggunaan transaksi non tunai diharapkan dapat menciptakan proses belanja pemerintah yang lebih tertib, efisien, transparan, dan mudah dipertanggungjawabkan.

Melalui penerapan KKI secara bertanggung jawab dan evaluasi berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong transformasi pengelolaan keuangan daerah yang semakin modern serta mendukung percepatan digitalisasi daerah.

Pewarta : M. N. Fauzi

Related Posts

Kasus Begal Purwadadi Terungkap, Dua Tersangka Diamankan

SUBANG – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., yang akrab disapa Kang Akur, mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi…

Bimtek Perkuat Kapasitas 600 Guru Ngaji Bandung

BANDUNG — Bupati Bandung, Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.IP., M.Si., atau Kang DS, menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan keagamaan sebagai bagian…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *