TASIKMALAYA – Warga Dusun Cibongas, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., terkait pembangunan infrastruktur jalan di wilayah mereka.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan yang videonya diunggah melalui akun Facebook Agus Dugul, di kutif pada Minggu (5/7/2026). Dalam kesempatan itu, salah seorang perwakilan warga menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan merupakan murni suara masyarakat Dusun Cibongas tanpa adanya kepentingan pihak mana pun.
“Kami tidak ditumpangi siapa-siapa, tidak ada kepentingan apa-apa, dan tidak berharap apa-apa selain menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pembangunan jalan,” ujar perwakilan warga di hadapan Bupati Tasikmalaya.
Menurutnya, masyarakat mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan Bupati Cecep Nurul Yakin dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tasikmalaya, termasuk mencari sumber pembiayaan untuk memperbaiki jalan.
Warga mengaku bangga karena pembangunan jalan dari arah Ciwatin telah dimulai. Bahkan, mereka sempat mendengar adanya rencana peningkatan kualitas jalan melalui pekerjaan hotmix dua lapis serta pelebaran jalan.
Namun, di tengah proses pembangunan tersebut, masyarakat justru memperoleh informasi bahwa ruas jalan di kawasan ibu kota Desa Cibongas sepanjang sekitar 800 meter tidak masuk dalam pekerjaan peningkatan jalan.
Informasi tersebut memicu tanda tanya sekaligus kekecewaan warga. Pasalnya, ruas jalan tersebut dinilai sebagai pusat aktivitas masyarakat Kecamatan Pancatengah.
Perwakilan warga menjelaskan bahwa Dusun Cibongas merupakan ibu kota Desa Cibongas sekaligus berada di kawasan yang menjadi sentral berbagai kegiatan masyarakat, baik kegiatan pemerintahan maupun aktivitas sosial kemasyarakatan.
“Wilayah ini menjadi pusat kegiatan masyarakat Pancatengah. Karena itu kami sangat merasakan kebutuhan pelebaran jalan demi kelancaran aktivitas warga,” katanya.
Ia menambahkan, sebelumnya masyarakat telah melakukan audiensi dengan pihak terkait untuk meminta penjelasan mengenai rencana pembangunan jalan tersebut.
Dari hasil komunikasi yang diterima warga, mereka memperoleh informasi bahwa pada ruas jalan dimaksud tidak terdapat rencana pelebaran maupun pekerjaan hotmix. Kondisi itulah yang kemudian memicu kekecewaan masyarakat.
Dalam penyampaiannya kepada Bupati, warga mempertanyakan apakah keputusan tersebut memang merupakan kebijakan pemerintah daerah atau hanya terjadi akibat persoalan teknis dalam pelaksanaan di lapangan.
“Yang menjadi pertanyaan kami, apakah benar ini kebijakan Bupati atau ada kesalahan teknis di lapangan? Karena menurut kami, titik ibu kota desa yang menjadi pusat aktivitas masyarakat justru seharusnya mendapat perhatian lebih,” ungkapnya.
Meski menyampaikan rasa kecewa, warga tetap berharap pemerintah daerah dapat memberikan penjelasan secara terbuka serta mempertimbangkan kembali pembangunan ruas jalan di kawasan pusat Desa Cibongas agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus berharap adanya solusi terhadap kebutuhan infrastruktur yang dinilai penting bagi aktivitas warga di Kecamatan Pancatengah.
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007













