SUBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang resmi mentransformasikan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Transformasi tersebut ditandai dengan pelantikan Iwan Syahrul Anwar, S.STP., sebagai Kepala Bapperida oleh Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita, di Halaman Museum Wisma Karya Subang, Jumat (3/7/2026).
Perubahan kelembagaan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Subang dalam memperkuat sistem perencanaan pembangunan yang lebih adaptif, berbasis riset, inovasi, serta didukung data yang akurat.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun Instagram @bp4dsubangofficial, transformasi dari BP4D menjadi Bapperida bukan sekadar pergantian nama. Perubahan ini merupakan upaya memperkuat fungsi lembaga dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan mampu menjawab berbagai tantangan daerah melalui pendekatan ilmiah serta berbasis bukti (evidence-based policy).
Dengan perubahan tersebut, Bapperida diharapkan dapat menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pendekatan berbasis riset dinilai akan menjadi fondasi penting dalam menyusun program pembangunan yang berkelanjutan.
Selain itu, Bapperida berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, akademisi, komunitas, insan pers, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai riset dan inovasi yang dapat diterapkan dalam pembangunan daerah.
Melalui semangat baru sebagai Bapperida, Pemerintah Kabupaten Subang menargetkan terwujudnya tata kelola pembangunan yang lebih inovatif, terukur, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Transformasi ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkab Subang dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang modern, berbasis data, dan selaras dengan tantangan pembangunan di masa depan.
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007













