KABUPATEN TASIKMALAYA – Bulan Juni yang dikenal sebagai Bulan Bung Karno memiliki dua fakta sejarah penting bagi bangsa Indonesia. Tanggal 6 Juni diperingati sebagai hari kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, sedangkan 21 Juni merupakan hari wafat Sang Proklamator.
Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Romli, S.IP, saat ditemui awak media di sela kegiatan Jalan Sehat Bulan Bung Karno yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya di Cafe Z’dulur, Jalan Baru Ciawi–Singaparna (JB Cisinga), Desa Kudadepa, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (28/6/2026).
Menurut Nanang Romli, peringatan Bulan Bung Karno dilaksanakan secara serentak oleh PDI Perjuangan di seluruh Indonesia sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa Presiden pertama Republik Indonesia sekaligus untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
“Di Kabupaten Tasikmalaya, seluruh kader sepakat memperingati Bulan Bung Karno dengan menggelar kegiatan jalan sehat yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Sukahening,” ujarnya.
Baca Juga: Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Bulan Bung Karno yang Digelar DPC PDIP Kabupaten Tasikmalaya
Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menghargai sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, Bung Karno memiliki peran besar sebagai Bapak Proklamator Indonesia sehingga generasi penerus tidak boleh melupakan sejarah.
“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi masyarakat sebagai ujung tombak sejarah Indonesia. Bung Karno adalah Bapak Proklamator Indonesia, sehingga sudah selayaknya kita jangan melupakan sejarah,” katanya.
Nanang menjelaskan, kegiatan jalan sehat kali ini diprioritaskan bagi peserta dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 dan Dapil 3 Kabupaten Tasikmalaya karena lokasi kegiatan lebih dekat. Wilayah yang terlibat di antaranya Kecamatan Pagerageung, Kadipaten, Ciawi, Jamanis, Sukaresik, Rajapolah, Sukahening, Cisayong, Padakembang, Leuwisari, hingga Sukaratu.
Ia mengungkapkan tingkat kehadiran peserta mencapai sekitar 60 persen dengan estimasi jumlah peserta berkisar antara 3.000 hingga 5.000 orang.
Melalui kegiatan tersebut, Nanang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menghargai jasa para pendiri bangsa serta menjadikan semangat perjuangan Bung Karno sebagai inspirasi dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia.
“Sebagai anggota DPRD, kami ingin terus memotivasi masyarakat agar tidak melupakan sejarah. Sebab tanpa perjuangan Bung Karno sebagai Bapak Proklamator, Indonesia tidak akan menjadi seperti sekarang,” pungkasnya.
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007












