KPK Telah Selesaikan Kajian Pengelolaan Keuangan Desa

SEVENTCYBER.COM, JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan kajian terkait pengelolaan keuangan desa.

Hal tersebut disampaikan KPK melalui akun media sosial Facebook pada Selasa (11/01/2022). KPK menaruh perhatian serius terkait pencegahan korupsi dana desa. Sejak 2015 & KPK telah menyelesaikan kajian terkait pengelolaan keuangan desa. Jakarta, 11 Januari 2022.

Dalam kajian tersebut KPK menemukan setidaknya 14 potensi persoalan yang meliputi empat aspek, yaitu regulasi & kelembagaan, tata laksana, pengawasan, & SDM.

Rekomendasi yang diberikan KPK kepada kementerian terkait maupun pemda yang berkepentingan dalam penyaluran dana desa dengan membangun mekanisme pengawasan partisipatif, rekrutmen pendamping yang kredibel untuk membantu aparat desa mengalokasikan dana, sekaligus membuat laporan penggunaannya. Serta, di tingkat pusat, menjamin wilayah kerja Kemendagri bersama Kemendes, Transmigrasi, & Daerah Tertinggal, tidak tumpang-tindih.

KPK mendorong inspektorat untuk membangun sarana pengaduan masyarakat yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat desa & menindaklanjuti setiap pengaduan yang diterima.

Melalui aplikasi MCP, KPK melakukan evaluasi & monitoring atas capaian aksi & langkah-langkah perbaikan sistem tata kelola keuangan desa.

KPK berharap dengan sistem yang baik & sumber daya manusia yang terlatih, serta peran serta aktif masyarakat desa dalam mengawasi, maka pemanfaatan keuangan desa dapat dipertanggungjawabkan & dapat mempersempit risiko korupsi.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Ekonomi Agroindustri, Wabup Tasikmalaya Serap Ilmu di KPMK Pangandaran
  • Related Posts

    Yod Mintaraga Awasi Pemerintahan Desa Sukaraharja

    TASIKMALAYA – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat, Drs. Yod Mintaraga, M.PA, melaksanakan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran…

    Bupati Bandung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau

    BANDUNG – Musim kemarau membawa sejumlah risiko yang perlu diantisipasi Pemerintah Kabupaten Bandung, mulai dari kekeringan dan krisis air bersih hingga…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *