SEVENTCYBER.COM – Kake (Jubaedi) 75 tahun hidup sendiri di gubuk reyot tanpa listrik, di Kp. Sanghiang Teureup RT 03 RW 06, Desa Pakemitan Kidul, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.
Koordinator LSM Relawan Pembela Kaum Dhuafa (RPKAD) Kabupaten Tasikmalaya, Suhara Nap menyampaikan kepada seventcyber.com, bahwa setelah sebelumnya pernah di beritakan disalah satu media online, ternyata belum ada aparat yang berwenang datang ke gubuk milik Abah Jubaedi.
Ia menjelaskan, tidak ada orang yang datang, mau dari Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Desa, hal tersebut membuat Bah Ubed kecewa.
“Sementara ada informasi bahwa Pak Camat Ciawi, Agianto dan Kades Margasari “Ngalongok” (menjenguk) ke rumah Ma. Idar (seorang janda Lansia) Lansia di Kp. Anto Desa Margasari,” imbuh Suhara usai memberikan bingkisan kepada Jubaedi dalam kegiatan berbagi di bulan Ramdhan di rumahnya, Minggu (15/03/2026).
Koordinator LSM RPKAD, Suhara mengaku langsung konfirmasi ke Ma Idar dan membenarkan ada Camat Ciawi dan Kades Margasari serta siap membantu kesulitannya.
“Lanjut, mau konfirmasi kepada Camat namun sedang tidak ada di kantornya, kemudian di telepon juga tidak aktif,” ungkapnya.
Suhara meminta kepada Pemerintah agar masalah rumah milik Bah Jubaedi segera ditindak lanjuti, minimal renovasi sebagian bangunnya, jangan sampai ambruk dan menjadi masalah yang lebih parah.
Setelah berita ini ditayangkan, seventcyber.com belum mengkonfirmasi kepada Camat Ciawi dan Kades Margasari.
