Tasikmalaya – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan pentingnya tertib administrasi serta penataan aset desa dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Alokasi Dana Desa (ADD) Semester II Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Jatihurip, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (29/6/2026), menjadi bagian dari agenda rutin tahunan DPMD untuk memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Seksi Administrasi Desa DPMD Kabupaten Tasikmalaya, Amang Budiman, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa setiap pemerintah desa harus semakin disiplin dalam menyusun dan menyimpan dokumen administrasi, khususnya terkait laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa.
“Terkait laporan pertanggungjawaban alokasi Dana Desa, kami meminta pihak desa untuk lebih rapi dan tertib administrasi,” ujarnya kepada awak media di sela kegiatan.
Menurutnya, kelengkapan dokumen administrasi menjadi hal yang sangat penting sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.
Ia mengingatkan agar seluruh dokumen LPJ disimpan dengan baik sehingga ketika sewaktu-waktu diperlukan dalam proses pemeriksaan maupun audit, seluruh data dapat disajikan secara lengkap.
“Jangan sampai ketika terjadi suatu permasalahan, dokumen LPJ-nya tidak lengkap atau bahkan tidak ada. Semua harus disesuaikan dan patuh pada Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa,” tegasnya.
Amang menjelaskan bahwa Monitoring dan Evaluasi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan pemerintah desa.
Pelaksanaan monev dilakukan setiap semester untuk mengevaluasi pengelolaan anggaran Alokasi Dana Desa sekaligus memberikan pembinaan kepada aparatur desa apabila ditemukan kekurangan dalam administrasi.
“Kegiatan yang sedang berjalan saat ini adalah Monitoring dan Evaluasi Semester II Tahun Anggaran 2025,” jelasnya.
Berbeda dengan pelaksanaan monev sebelumnya, tahun ini DPMD menambahkan agenda pemeriksaan data inventaris aset desa.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aset yang dimiliki desa telah tercatat secara lengkap dalam administrasi inventaris.
Menurut Amang, penataan aset desa akan menjadi program rutin yang terus dilaksanakan pada kegiatan monitoring berikutnya.
“Hasil dari monev ini akan kami rekap terlebih dahulu. Rekapan tersebut kemudian akan diberikan kepada pihak kecamatan untuk nantinya disampaikan kepada masing-masing desa,” katanya.
Melalui hasil evaluasi tersebut, pemerintah desa diharapkan dapat mengetahui berbagai kekurangan administrasi maupun pengelolaan aset sehingga dapat segera dilakukan perbaikan.
Selain meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, pendataan aset juga bertujuan memberikan perlindungan hukum terhadap aset milik desa.
DPMD mengingatkan agar tidak ada aset desa yang terlewat ataupun belum masuk dalam daftar inventaris resmi.
“Kami berharap setiap desa lebih tertib dalam penataan aset. Jangan sampai ada aset desa yang luput dan tidak tercatat dalam data inventaris aset desa. Hal ini penting untuk mengantisipasi munculnya masalah hukum atau gugatan dari pihak-pihak tertentu di masa mendatang,” pungkas Amang.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi DPMD Kabupaten Tasikmalaya tersebut diikuti aparatur desa dari wilayah Kecamatan Sukahening dan Kecamatan Cisayong.
Dari Desa Sukahening hadir Sekretaris Desa Aan Kartasasmita, Lc, Kaur Keuangan Riki Fauzan, S.Pd, serta Kaur Tata Usaha dan Umum Yanra Juniar, S.Pd.
Selain Desa Sukahening, kegiatan juga diikuti oleh perwakilan dari 19 desa lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Sukahening dan Kecamatan Cisayong.
Dalam pelaksanaan monev kali ini, DPMD tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap Laporan Pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa (LPJ ADD), tetapi juga melakukan evaluasi terhadap laporan aset desa hingga Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan tertib administrasi.
Reporter: M. N. Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007













