SEVENTCYBER.COM, SUMEDANG – Polres Sumedang menegaskan komitmennya untuk mendukung program prioritas pemerintah dan kebijakan pimpinan Polri. Salah satu fokus utama yang mendapat perhatian adalah program ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan tahun 2026.
Kapolres Sumedang, Sandityo Mahardika, mengatakan seluruh jajaran Polres Sumedang akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak. Polres Sumedang menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, Perum Bulog, penyuluh pertanian, serta kelompok tani untuk mendukung keberhasilan program tersebut.
Menurut Sandityo Mahardika, kolaborasi yang kuat menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Melalui kerja sama yang baik, seluruh pihak dapat mendorong terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kapolres menyampaikan pernyataan tersebut setelah menghadiri kegiatan penelitian yang mengangkat tema optimalisasi Alat Material Khusus (Almatsus) Polri dalam penanganan unjuk rasa yang berpotensi menimbulkan konflik. Penelitian itu juga membahas peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional tahun 2026.
Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri menggelar kegiatan tersebut di Aula Tri Brata Polres Sumedang pada Selasa, 9 Juni 2026. Ketua Tim Penelitian Puslitbang Polri, Guno Pitoyo, memimpin langsung jalannya kegiatan.
Tim peneliti Puslitbang Polri hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Selain itu, para pejabat utama Polres Sumedang, peserta dari Polres Cimahi, Polres Ciamis, dan Polres Garut turut mengikuti kegiatan tersebut.
Perum Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta perwakilan kelompok tani dari wilayah sampel penelitian juga berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program nasional.
Selama kegiatan berlangsung, Tim Puslitbang Polri melakukan pendalaman materi dan mengumpulkan berbagai data dari peserta. Tim juga menggelar diskusi untuk memperoleh masukan dari satuan kewilayahan dan para pemangku kepentingan.
Selain itu, tim peneliti meninjau Almatsus Polri dan sarana pendukung program ketahanan pangan yang telah berjalan di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Hasil observasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
Guno Pitoyo menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan menghimpun data, informasi, dan masukan dari berbagai pihak. Tim peneliti kemudian akan mengolah seluruh data tersebut menjadi bahan kajian yang komprehensif.
Puslitbang Polri akan menggunakan hasil penelitian tersebut untuk menyusun rekomendasi strategis. Rekomendasi itu diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan Almatsus Polri dalam penanganan potensi konflik sosial. Selain itu, rekomendasi tersebut juga dapat memperkuat kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Melalui kegiatan ini, Polres Sumedang kembali menunjukkan perannya dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Polres Sumedang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan pada tahun 2026. Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan kelompok tani, program ketahanan pangan diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat Indonesia.
Reporter: Mas’ud Nazid Fauzi
Editor: Redaksi Media Online007


