sEVENTcyber.com – Jumlah balita stunting di Desa Sukajadi berdasarkan hasil Bulan Penimbangan Balita (BPB) turun cukup signifikan.
Hal tersebut disampaikan oleh Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Sukajadi, Tedi Nurjaman, S.IP, kepada seventcyber.com melalui pesan whatsapp usai membuka kegiatan rembug stunting dalam rangka perencanaan pembangunan desa, Desa Sukajadi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (02/09/2025).
“Hasil validasi terakhir, Alhamdulillah penurunan stunting di Desa Sukajadi cukup signifikan,” tuturnya.
Pjs Kepala Desa, Tedi menjelaskan, prevelensi stunting, jumlah keseluruhan permasalahan stunting yang terjadi di Desa Sukajadi pada tahun 2021 tercatat sebesar 30,4%, 2022 turun menjadi 30,3%, dan tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 27,3%.
“Kemudian di tahun 2024 dari hasil BPB Februari turun kembali menjadi 25,7%, dan tahun 2025 berhasil mengalami penurunan cukup signifikan menjadi 17,2%,” imbuhnya.
Menurutnya, angka ini masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Desa beserta pemangku kepentingan terkait.
“Oleh karena itu langkah strategis yang diambil adalah memperkuat koordinasi antantara Pemerintah Desa bersama dengan Puskesmas, Posyandu, Bidan desa dan pihak terkait lainnya,” ungkap Tedi.
“Mereka secara rutin harus melakukan pemantauan pertumbuhan anak, pemberian makanan tambahan, gizi dan memberikan edukasi tentang bagaimana cara ber-Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ujarnya.
Tadi berharap dengan diselenggarakannya rembug stunting ini kesadaran masyarakat lebih meningkat, serta dapat mengidentifikasi penyebab dan faktor resiko stunting.
“Dan di Desa Sukajadi terus berkurang sampai jadi Zero Stunting, dengan cara membuat rencana aksi untuk menekan angka stunting,” pungkas Pjs Kepala Desa Sukajadi.






